18 Jun 2014

Aku Belum Memikirkan Judul untuk Ini

Entahlah. Saya sudah lelah mendengar berita-berita PEMILU yang bersifat indoktrinasi dari media massa akhir-akhir ini. Kalau Kau tahu, berita-berita yang ada benar-benar menjijikkan. Hingga saya benar-benar ingin PEMILU segera usai dan pertikaian antar saudara ini pun segera selesai.

Sejak awal saya antusias terhadap pemilu 2014 karena ini adalah pemilu yang benar-benar pertama dalam hidup saya. Masalahnya, pemilu yang saya harapkan menyenangkan justru berlangsung sangat menyakitkan. 

Bayangkan saja jika sesama saudara sebangsa-setanah-air akhirnya bertengkar hanya karena urusan "memilih". Bukankah itu konyol sekali?

Hei, belum tentu "calon" pemilik kursi nomor satu itu benar-benar sesuai anggapanmu. Tak usahlah mengejek pilihan orang lain. Ibaratnya, kau dan temanmu bersama-sama dalam toko buah. Masing-masing dari kamu memilih buah jeruk. Satu buah jeruk jenis ini dan satu buah jeruk jenis itu. Tak perlu lah kamu mengejek pilihan temanmu, tak perlu juga kamu mengejek pilihan temanmu. Terlebih, kamu tak perlu mengejek jeruk itu sendiri.

Tidakkah kamu ingat pelajaran saat SD dulu tentang tenggang rasa? Ah ya, barangkali dulu kau tak anggap pelajaran PPKN penting. Barangkali dulu Kau sekolah hanya untuk mengejar "angka" bukan "nilai" dari belajar yang sesungguhnya.

Hei, agamamu tidak mengajari tentang menghormati saudara kah? Haha, aku tahu, semua agama mengajarkan hal itu. Tentang menghormati saudara. Barangkali Kau juga tak pernah anggap pelajaran dari agama penting, karena kau menganggap belajar agama tak akan beroleh apa-apa.

Aku benar-benar lelah, Kawan, Saudara, Kakak, Bapak, Ibu, dan Tuan-tuan pejabat sekalian. Bisakah kita damai dan tenteram?

Malang, 18 Juni 2014
ALR
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Minta komentarnya dong, Kak! :)